image1 image2 image3

HELLO I'M RANDY FATRIA PRADANA|WELCOME TO MY PERSONAL BLOG|I'M NOT A TRAVELER|I'M NOT GOOD IN ART|I DON'T HAVE A BEAUTIFUL VOICE|BECAUSE I'M A MALE, SO I DON'T REALLY KNOW ANYTHING ABOUT MAKE UP|I'M JUST A NORMAL PERSON WHO TRY TO WRITE HIS MIND IN THIS BLOG

Puisi Kontemporer

Mengenal apa itu puisi kontemporer.
Credit to: GroupHub
Puisi kontemporer, freaky poem. Mungkin akan sangat aneh jika kalian baru pertama kali membaca puisi ini. Saya pun, ketika gelombang suara Guru Bahasa Indonesia yang sedang membacakan puisi kontemporer ini beresonansi dengan gendang telinga, menimbulkan rangsangan ke otak untuk tertawa terbahak-bahak. Seperti apa sih puisi kontemporer itu ? Kata seorang Miss Universe yang berubah profesi jadi Guru Bahasa Indonesia itu sih, puisi yang dibuat sesuka hati si pengarang dan sulit ditangkap maknanya. Yah, yang berbau teka-teki gitu deh pokoknya.

Iseng juga tuh pengarang bikin pembaca bingung.
Ini nih seputar puisi kontemporer yang dapat diukir olehku di kelas tadi :
  1. Mulai munculnya itu sekitar tahun 1970-an, kurang tahu juga pastinya kapan.
  2. Yang memprakarsainya adalah Abang/Bapak/Tuan Sutardji Calzoum Bachri (entah orang asli Indonesia atau orang keturunan).
  3. Ciri-cirinya :
    • bentuknya itu pasti tidak seperti puisi biasa;
    • pada umumnya bertemakan kritikan;
    • maknanya sangat sulit ditangkap;
    • sering sekali mempermainkan kata di dalamnya.

Puisi Kontemporer

Sejenak mari kita keluar dari kelas (maksud saya kita out of topic dari suasan pelajaran puisi di kelas). Karena penasaran, saya pun mencoba mencari apa sih sesuatu yang namanya puisi kontemporer itu. Berdasarkan hasil pencarian saya dari beberapa sumber, puisi kontemporer itu adalah puisi yang sudah tidak lagi mengikuti kaidah perpuisian pada umumnya dan lebih mementingkan isi daripada bentuknya. Puisi kontemporer ini sendiri sering dianggap sebagai pembaharuan dari bentuk puisi atau puisi kekinian.

"Puisi Kontemporer lebih mengutamakan unsur fisiknya karena lebih mementingkan tipografi dengan gambar atau bentuk grafisnya.[Waluyo, 1995: 5-22]"

Seperti yang kita ketahui biasanya sebuah karya sastra dalam bentuk puisi mempunyai rambu-rambu berupa penonjolan dalam rima, bait, sajak, kecap dan lain sebagainya. Nah, puisi kontemporer itu sendiri tidak lagi terpaku pada bentuk yang terikat seperti itu, tetapi masih berbentuk puisi yang memiliki perbedaan dengan karya sastra lainnya. Hal ini bisa kita lihat dari penggunaan kata yang singkat dan padat, juga pemilihan kata yang ketat dan selektif.

Oh iya, by the way, ada beberapa jenis puisi kontemporer. Apa saja jenisnya ?
  1. Puisi Tanpa Kata
  2. Puisi Mini Kata
  3. Puisi Multi Lingual
  4. Puisi Tipografi
  5. Puisi Supra Kata
  6. Puisi Idiom Baru
  7. Puisi Mbeling [Puisi Indonesia]

Kembali ke Kelas

Pada awalnya saya pikir gampang banget membuat puisi kontemporer ini karena hanya tulis-menulis kata semau kita. Namanya juga sesuka hati. In fact, tidak semudah bayangan seperti lipatan-lipatan dalam tengkorak kepalaku ini. Sulit sangat amat-teramat untuk membuat puisi yang termasuk dalam genus Puisi Kontemporer, The Freaky Poem ini. Detik-detik berlalu, Sang Guru mulai mengeluarkan titahnya pada kami para rakyat ORSSON untuk berkarya di papan suci kelas bernama whiteboard.

3 kandidat pun dipilih berdasarkan pemikiran yang setengah matang. Mereka pun mulai menggoreskan spidol di papan suci itu, mengeluarkan jiwa seni nan idiot. Alhasil :
  1. Aan Sang Maestro, membuat karya mengenai rokok yang menjadi idamannya. Kata-kata yang dilukiskannya pada papan suci benar-benar seperti penyair ndeso tetapi tetap menggugah hati. Namun sayang vonis Sang Guru menyatakn bahwa karya sang maestro tidak layak disebut puisi kontemporer. Harapan maestro mendapat nilai luruh ditelan liang lahar sperti di film-film Indosiar.
  2. Meryn Gadis Sweta, temanya yang sedikit centil tapi memusingkan. Tema yang diangkat yaitu kisah cintanya pada pujaannya, yaitu Ayank Udi (haha). Tidak sia-sia pengalaman cintanya membawanya ke tahap hampir sempurna dalam membuat puisi kontemporer. Sang Guru memvonis karyanya sebagai sebuah Puisi Semi-Kontemporer.
  3. Bolang Titisan Chairil Anwar pun mulai menunjukkan tajinya. Puisinya bagaikan sebuah limousine di dalam kumpulan bajaj (?). Kolaborasi hitamnya tinta spidol dengan putihnya papan suci menampilkan tautan kata-kata yang sangat memukau, gila bener, nendang banget, dan maknyos. Saya tidak mengerti puisinya. Suara pukulan telapak tangan terdengar beberapa detik setelah puisi dibacakan. Ini adalah Puisi Kontemporer, vonis Sang Guru. Nah ini aku coba kutip puisinya.

"Pemilu ?"
Untuk menciptakan suatu melankolis
Tiada tanya saat bertahta
Ingat Tuhan jadi hadi
Hati-hati para penjudi

Bagaimana ? Apakah kalian mengerti ? Kalau mengerti maknanya, tolong posting maknanya di bagian comment ya. And try to make some "Puisi Kontemporer" in your own version.

Share this:

CONVERSATION

8 comments:

  1. at last.. Ur first original touch here..
    poem is an absurd thing...

    ReplyDelete
  2. tema puisi kontemporer duka kasih taw donk!!!!!!!!!

    ReplyDelete
  3. wah keren bgdd yach puisi kontemporer ituwh, aku sitch suka bgdd. umm pada taw gg seh tmpat les buad bljar kea gnii??

    ReplyDelete
  4. @renspandy
    hehe
    :D

    @dolet dobret n pinky girl
    hoho sabar
    ntar kaLo gw udh jd sastrawan seLeveL om chairiL anwar Lo jga bsa baca tuh puisi
    xp

    @annila
    hmmm...
    berduka karena ap duLu..
    ditinggaLkan seorang, ditimpa bencana, ato ap ?
    +_+

    @Putri Jasmine
    Les buat ginian jarang dh kayaqna.
    biasany diajarin d sekoLah.
    tapi kaLo dirimu berminat buka Les Puisi Kontemporer ntu ide briLiant .. hoho
    gw daftar deh ntar..

    ReplyDelete
  5. kontemporer,,, dikasi garam, mrica, tambah enak kali yoa

    ReplyDelete