Breaking

Friday, August 06, 2010

Marhaban ya Ramadhan / نرحب يا رمضان

Marhaban ya Ramadhan
Credit to: RSUD Sosodoro
Marhaban ya Ramadhan. Sebentar lagi saya dan umat muslim serta muslimah lainnya bakal menyambut suatu bulan yang penuh barokah. Ramadhan, itu adalah nama bulan dalam tahun Hijriyah. Selama satu bulan kita dituntut menolak kunjungan kegiatan yang dilarang oleh agama seperti iseng memasukkan upil ke mulut teman karena bisa membatalkan puasanya, memakan makanan teman yang sedang tidak puasa karena bisa membatalkan puasa sendiri etc.

Kurang lebih 30 hari, entah kurang atau lebih, kita sebagai umat muslim baik di afrika atau papua, yang tampan ataupun merasa tampan, yang banci maupun waria asalkan sudah baligh dan mampu, semua dituntut untuk menjalankan ibadah puasa.

Saya memang sudah dilatih untuk menjalankan ibadah puasa sejak kecil oleh orang tua saya, tapi saya tidak memungkiri bahwa saya juga sudah dialtih untuk membatalkan puasa jikalau kepepet oleh teman-teman saya.

Oke, sekarang lupakan tentang ajaran-ajaran yang saya terima dulu. Saya ingin sekedar sharing dan bertukar info tentang the month after Sya'ban ini.

Bulan Ramadhan, sejauh yang saya sering dengar dari teman, guru atau ortu selain bulan yg diwajibkan puasa di dalamnya, juga merupakan bulan dibelengggu setan-setan. Tetapi, ternyata menurut iklan yang saya tonton dulu tidak semua setan dibelenggu pada bulan ini karena setan yang menyebabkan bau mulut ternyata mendapat keringanan hukuman sehingga tidak dibelenggu. Yah itulah yang diasumsikan oleh iklan salah satu pasta gigi. Mungkin pembuat iklan ini berasumsi tidak semua setan dibelenggu setelah menemukan ada setan muncul di cermin kala ia berkaca, walau setan yang ia temukan di cermin itu bukanlah ras setan bau mulut.

Puasa Effect

Menurut sudut pandang saya ada beberapa hikmah dari melakukan puasa terutama di bulan Ramadhan ini. Dalam post kali ini, saya hanya ingin mengutarakan hikmah puasa menurut saya. Lebih lengkapnya menurut yang saya baca dari beberapa referensi.

Religi Effect

Jika ingin meninjau dari segi religi atau agama, tentu hikmah dari puasa ini adalah untuk mendekatkan kita dengan Allah SWT dan menambah pahala.

Sosial Effect

Dampak sosial dari kita melaksanakan ibadah puasa salah satunya adalah merasakan penderitaan dari fakir miskin dan anak terlantar yang menurut pasal 34 UUD 1945 dipelihara oleh negara. (UUD 1945 pasal 34 --> "Fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara"). Tak heran kian hari fakir miskin dan anak terlantar semakin banyak karena ternyata negara kita lah yang memelihara mereka sehingga tumbuh dan berkembang dengan pesat.



Biologi Effect

Saya pernah membaca di sebuah artikel bahwa dengan berpuasa maka secara lambungiawi kita telah dengan baik hati mengistirahatkan lambung kita dalam mencerna makanan. Dalam hal ini kita bisa mengilustrasikan lambung kita bagai sebuah mesin penghancur kertas yang mungkin tidak lazim digunakan seorang pacar untuk memusnahkan surat cinta dari selingkuhannya. Jika mesin tersebut dipakai secara terus menerus tanpa istirahat maka tentu saja ia bakalan cepet rusak, makanya perlu sesekali dikasi istirahat. Nah dengan berpuasa selama satu bulan (kalo gak ada yang batal) kita diasumsikan mengistirahatkan kerja lambung kita. Let our gastric rest for a while.

Kos-kosaniologi Effect

Nah jika kita melirik kehidupan anak kos-kosan layaknya saya. Effect dari berpuasa adalah save our wallet alias penghematan. Well, bukan rahasia anak kos lagi jika akhir-akhir bulan saat jatah uang bulanan sudah tidak bersahabat lagi, beberapa korban dari suatu fenomena bernama kanker a.k.a kantong kering mengambil jalan pintas dengan berpuasa senin-kamis. Nah bayangkan jika berpuasa selama sebulan, berapa besar penghematan yang dapat anda lakukan.



Sekian post tentang Ramadhan kali ini, semoga dengan datangnya Ramadhan kali ini maling-maling sandal di masjid tidak lagi gencar melaksanakan aksinya. Sebagai penutup saya ingin mengucapkan selamat tidak berpuasa bagi yang berhalangan dan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan bagi yang menjalankan. Marhaban ya Ramadhan.

No comments:

Post a Comment

Adbox